3 Makanan Langka Khas Jambi Yang Hanya Ada Saat Ramadan

Ada tiga makanan langka dijambi belum banyak yang tahu apa saja makanan tersebut yaitu diantaranya: 1.Ikan Senggung 2.Gangan Palapa 3.Gulai Pucuk Rotan Makanan di atas merupakan makanan langka yang hanya ada saat ramdan tiba.Jambi memang tidak begitu populer namun siapa sangka dijambi ternyata kaya akan variasi kulinernya,uniknya hanya ada beberapa menu yang hanya muncul saat bulan ramadan tiba dan bahkan saat Idul fitri saja.

Ada salah satu daerah yang masih menyimpan racikan menu yang langka yaitu adalah kabupaten Muarojambi di provinsi jambi.Maklum saja karena daerah ini memang disebut sebagai bekas kota kuno,ini juga diperkuat dengan penemuan komplek Candi Muarojambi yang mempunyai lebar 12 km persegi.

Lokasi ini dilintasi sungai terpanjang di sumatera,yaitu sungai Batanghari,sekrang sungai batanghari menjadikan masyarakat ahli dalam mengelola sungai,khususnya ikan.Dijambi ada beberapa kuliner langka yang berbahan dasar ikan yang sangat sulit ditemui jika dicari direstoran atau dirumah makan yang ada dijambi.

Sebab menu ini di buat sesekali oleh masyarakat muarojambi jika ada acara yang dikhususkan, diantaranya sebagai menu berbuka puasa. Yuk kita simak informasi dibawah ini:

3 Makanan Langka Khas Jambi Yang Hanya Ada Saat Ramadan
1. Gangan Palapa

Gangan palapa

Menu makan selanjutnya yang tidak kalah langka adalah Gangan Palapa,sesuai dengan namanya Gangang Palapa menu yang langka dikabupaten Muarojambi yang mana makanan ini berbahan dasar ikan yang masih sangat segar ,selain kaya akan rempah-rempah dan bumbunya. 

Gangan Palapa merupakan salah satu makanan prestisius yaitu sebagai penanda status sosial masyarakat lampau,menurut salah satu warga dia mengatakan,masakan yang hampir mirip dengan pindang ini sebenarnya prosesnya sangat sederhana namun membutuhkan ketelitian yang tinggi untuk mengolahnya.

Singkat kata jangan terlalu lama dipanasin atau diaduk,jika itu dilanggar maka masakan ini bisa gagal. Dan makanan ini merupakan makanan yang sehat sebab dalam proses memasaknya tidak memakai minyak dan santan,dan bumbu yang dipakai juga masih dalam keadaan segar,sebagai pelengkapnya makanan yang satu ini dihidangkan dengan lalapan sagar dan sambal bacan.

Dan biasanya kami memasaknya saat bulan ramadan tiba atau disaat lebaran saja. Bahkan makanan ini siapa saja bisa memakannya karena diolah dengan cara yang sehat.ujar salah satu warga muarojambi.


2. Ikan Senggung

Ikan Senggung

Menurut salah satu seorang warga Muarojambi dia mengatakan untuk membuat makan Ikan Senggung ini memerlukan waktu yang sangat lama sehingga tidak heran jika makanan ini sangat sulit ditemui di tempat makan sekalipun.Kuliner ikan senggung ini yang digunakan adalah ikan gabus atau ikan toman,yang perosesnya ikan dibersihkan terlebih dahulu kemudian diberi racikan bumbu yang khusus sepanjang satu meter,setelah itu bumbu dibakar dengan menggunakan api yang kecil.

 Lebih miripnya bumbu diasapi.Proses ini memerlukan waktu sekitar empat jam lamanya.Untuk rasa tentu sudah tidak diragukan lagi,rasa yang enak,biasanya kami memaksaknya sebagai menu untuk berbuka puasa atau disaat lebaran tiba sebagai hidangan khusus,jika hari biasa hampir tidak pernah membuatnya,mungkin saja karena proses yang sangat memakan waktu yang lumayan lama.

''Ucap salah satu warga Muarojambi'' Menu ikan senggung biasa juga ada direstoran khusus yang menjual masakan tradisional Jambi.Harganya juga terbilang sangat mahal dibanding dengan makanan lainnya,harga ikan senggung isi ikan gabus bisa mencapai 55.000 dan sementara untuk isi ikan toman bisa lebih dari harga tersebut.


3. Gulai Pucuk Rotan
Gulai Pucuk Rotan

Rotan biasanya digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat kerajinan tangan.Namun berbeda dengan warga muarojambi, rotan bukan hanya untuk membuat kerajinan tangan,akan tetapi bisa diolah menjadi menu makanan yang sangat menggoda selera.Anda tidak percaya? Kenapa rotan bisa menjadi menu makanan yang menggoda karena rotan yang diambil juga tidak sembarangan.

Adapun rotan yang digunakan untuk membuat kuliner yang enak adalah rotan yang masih muda atau rotan yang paling ujung.Gulai Pucuk Rotan ternyata sudah sangat lama dikenal oleh masyarakat muarojambi.Mengingat daerah ini memang sangat banyak ditumbuhi oleh pohon rotan,namun seiring perkembangan jaman dan juga perluasan kawasan perkebunan,rotan yang tumbuh pun semakin sedikit.


Menurut salah seorang warga Sengeti yaitu dikabupaten Muarojambi dia mengatakan,makanan gulai pucuk rotan menjadi menu spesial yang biasanya hanya ada saat ramadan atau lebarab saja,makanan ini mempunyai rasa yang gurih dan juga beraroma yang khas alami.makan ini juga dikenal bisa menyehatkan gigi juga menyegarkan nafas dan membuat awet muda.Rotan muda tak hanya menjadi gulai pucuk rotan,akan tetapi juga bisa dijadikan lalapan.


Gulai pucuk rotan sebelum diolah,rotannya dibakar terlebih dahulu atau rebus,tujuannya agar umbi yang ada dibagian dalam bisa matang,karena umbi itulah yang nantinya akan dikonsumsi.Makan ini karena spesialnya gulai pucuk rotan sangat dicari warga Muarojambi pada saat bulan ramadan atau lebaran tiba dibandingkan dengan daging lainnya.Jika dibulan ramadan tiba gulai pucuk rotan ada yang menjual,namun jika dihari biasanya tidak ada yang menjualnya.



Itulah 3 makanan khas maurojambi yang ada hanya saat ramadan atau lebaran saja, jika anda sedang berada dijambi atau sedang berwisata didaerah jambi dan bertemu dengan bulan ramadan maka jangan lewatkan kuliner-kuliner tersebut atau anda juga bisa menikmati kuliner lainnya.Selamat mencoba semoga artikel ini bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel